Sebagai frontman dari band mapan sekelas
Ungu, popularitas
Pasha tak absah dipertanyakan lagi. Segala pernak-pernik yang dibuatnya pasti menjadi sorotan publik. Seperti saat memproduseri
Yangseku.
Yangseku adalah duo pendatang baru di industri musik tanah air. Mereka baru melepas satu debut single bertajuk
Pujaan Hati ciptaan mereka sendiri. Terdiri dari
Fenty dan
Putri, mereka adalah adik nomor 9 dan nomor 10 dari
Pasha.

Pertanyaan klasik yang kerap kali muncul pasti ada faktor pendomplengan popularitas. Dan hal tersebut tidak dibantah oleh
Pasha. Sebaliknya,
Pasha secara terang-terangan mengaku dan menyebutnya sebagai azas manfaat.
"Saya sebenarnya tidak terlalu berpikir soal nama besar saat saya berada di belakang mereka. Saya berdiri di belakang mereka bukan karena saya abang dari mereka. Tetapi mereka, baik
Fenty maupun
Putri punya potensi. Kalau kemudian dipandang sebagai pendomplengan mungkin karena kebetulan saya terjun terlebih dulu di dunia ini. Lalu pada akhirnya mereka terbawa juga bukan menjadi masalah selama ada azas manfaatnya," ujar
Pasha saat berada di lokasi syuting video klip
Yangseku di Pondok Ranggon, Cibubur, Kamis (27/1).
Pandangan seperti itu juga langsung dirasakan oleh
Fenty dan
Putri. Mereka mengaku mengambil positifnya saja. "Jujur, tanpa Abang, kami tidak ada apa-apanya. Abang sangat membantu. Jadi kami senang saja dibantu oleh seorang
Pasha Ungu," kata
Putri.
Pasha juga tidak menginginkan
Yangseku berada di bawah bayang-bayang popularitas dirinya. "Mungkin oke lah saat ini mereka dibilang adiknya
Pasha. Suatu saat saya yakin mereka bisa menunjukkan kalau mereka memang bisa menyanyi. Mereka akan tumbuh secara pelan-pelan, seperti juga
Ungu dulu, setelah itu selebihnya mereka sendiri yang akan menangani semuanya," tutur
Pasha.